A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key 1

Filename: models/Hitung.php

Line Number: 82

Backtrace:

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 82
Function: _error_handler

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 104
Function: getBrowser

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/views/frontend/header.php
Line: 49
Function: cari

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 305
Function: _ci_load

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/controllers/Home.php
Line: 255
Function: view

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key 1

Filename: models/Hitung.php

Line Number: 82

Backtrace:

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 82
Function: _error_handler

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 105
Function: getBrowser

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/views/frontend/header.php
Line: 49
Function: cari

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 305
Function: _ci_load

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/controllers/Home.php
Line: 255
Function: view

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/index.php
Line: 290
Function: require_once

Blog Details

Majelis Peradaban: Ayat-ayat Artificial Intelligence

Majelis Peradaban: Ayat-ayat Artificial Intelligence

Majelis Peradaban menghadirkan sebuah diskusi inspiratif bertema "Ayat-ayat Artificial Intelligence: Tadabbur Artificial Intelligence untuk Kemaslahatan Peradaban." Kegiatan ini melibatkan peserta yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Medan, Purwokerto, Jakarta dan Bandung. Acara ini membahas bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) dapat berperan dalam membangun kehidupan yang lebih bermakna, berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Lailyn Puad, M.Kom, seorang dosen Sistem Informasi di Universitas Nurdin Hamzah, memimpin pembahasan ini dengan pengalaman sebagai praktisi teknologi kesehatan, pengembang perangkat lunak, dan pengurus Relawan TIK Jambi.

AI, yang menjadi fokus utama, dijelaskan sebagai bidang dalam ilmu komputer yang menciptakan sistem atau mesin untuk tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia. Contohnya meliputi pemahaman bahasa, pengambilan keputusan, dan pembelajaran. Dalam perkembangannya, AI telah berevolusi dari sekadar otomatisasi berbasis data menjadi teknologi adaptif yang mampu belajar dan beradaptasi, dengan tujuan utama membantu atau menggantikan tugas manusia.


Majelis ini juga menggali hubungan antara Al-Qur'an dan AI. Al-Qur'an dilihat sebagai sumber pengetahuan dan data yang kaya, mencakup petunjuk moral, kisah umat terdahulu, serta fenomena alam. AI dapat digunakan sebagai alat untuk mengolah data ini, misalnya melalui analisis tema ayat berdasarkan konteks tertentu, pengajaran tajwid, dan hafalan Al-Qur'an melalui teknologi pengenalan suara. Prinsip etika dari Al-Qur'an, seperti keadilan dan manfaat untuk manusia, juga menjadi panduan penting dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab.

Pentingnya menjaga nilai-nilai Al-Qur'an di tengah perkembangan zaman menjadi pelajaran utama dari acara ini. Islam dengan sifat syumuliyahnya menggambarkan Al-Qur'an sebagai kitab yang selalu relevan. Oleh karena itu, tugas umat manusia adalah menjaga relevansi nilai-nilai tersebut dengan tantangan zaman yang terus berubah.

Melalui Majelis Peradaban, peserta diajak untuk memahami bahwa memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai luhur agama bukan hanya mungkin, tetapi juga sangat penting. AI, jika diarahkan dengan benar, dapat menjadi alat yang memperkuat iman, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Pesan moral yang kuat ini menekankan pentingnya menyelaraskan perkembangan teknologi dengan tujuan untuk kemaslahatan umat manusia.

Sebagai penutup, Lailyn Puad mengingatkan bahwa membersamai Al-Qur'an berarti selalu menekankan pentingnya akhlak, keadilan, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. Pesan ini relevan bagi siapa saja yang berkecimpung di dunia teknologi maupun yang menggunakan teknologi untuk kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan ini, AI dapat menjadi bagian dari peradaban yang tidak hanya canggih, tetapi juga bermartabat.

Lailyn Puad, S.Kom., M.Kom
Dosen dan Software Developer yang masih belajar journaling. Profil lengkap bisa cek ke https://exmud.my.id