A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key 1

Filename: models/Hitung.php

Line Number: 82

Backtrace:

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 82
Function: _error_handler

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 104
Function: getBrowser

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/views/frontend/header.php
Line: 49
Function: cari

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 305
Function: _ci_load

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/controllers/Home.php
Line: 255
Function: view

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key 1

Filename: models/Hitung.php

Line Number: 82

Backtrace:

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 82
Function: _error_handler

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/models/Hitung.php
Line: 105
Function: getBrowser

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/views/frontend/header.php
Line: 49
Function: cari

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 305
Function: _ci_load

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/application/controllers/Home.php
Line: 255
Function: view

File: /www/wwwroot/si.unh.ac.id/index.php
Line: 290
Function: require_once

Blog Details

Pak Dosen atau ChatGPT? Si Paling Berpengaruh dalam Minat Mahasiswa Ngoding

Pak Dosen atau ChatGPT? Si Paling Berpengaruh dalam Minat Mahasiswa Ngoding

Minat mahasiswa terhadap mata kuliah pemrograman menjadi salah satu topik menarik untuk dibahas, mengingat pemrograman adalah salah satu keterampilan penting di era digital saat ini. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap kurang lebih 80 mahasiswa dari berbagai angkatan, terlihat bahwa mayoritas mahasiswa masih memiliki rasa penasaran untuk terus belajar pemrograman. Hal ini ditunjukkan oleh hasil survei yang menyatakan bahwa 64,1% responden memilih untuk "Masih Penasaran" setelah menyelesaikan sebuah pengalaman belajar pemrograman.

Namun, tidak semua mahasiswa merasakan hal yang sama. Sebanyak 11,5% responden menyatakan bahwa mereka merasa "Malah Kapok Ngoding :(" setelah mengikuti pengalaman belajar pemrograman. Sementara itu, 24,4% responden mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan passion ngoding secara tiba-tiba setelah terlibat lebih dalam dalam dunia pemrograman. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar dan tingkat kesulitan yang dihadapi dapat memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap pemrograman.


Komponen yang paling berperan dalam pertumbuhan minat mahasiswa terhadap pemrograman juga menjadi fokus dalam survei ini. Berdasarkan data, peran dosen menjadi faktor yang dominan, dengan 57,7% responden menyatakan bahwa "Pak Dosen Tentunya" adalah pihak yang paling memengaruhi minat mereka terhadap pemrograman. Hal ini menegaskan pentingnya peran dosen dalam memberikan motivasi, bimbingan, dan materi pembelajaran yang relevan serta menarik.

Selain peran dosen, tutor atau teman sejawat juga memiliki pengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa. Sebanyak 19,2% responden menyebutkan "Mamang-mamang tutor" sebagai pihak yang membantu mereka untuk tetap termotivasi dalam belajar pemrograman. Ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar kolaboratif dapat menjadi salah satu faktor pendukung yang penting.

Di era teknologi, peran kecerdasan buatan seperti ChatGPT dan alat bantu lainnya juga mulai dirasakan oleh mahasiswa. Sebanyak 17,9% responden memilih "ChatGPT dong" sebagai komponen yang membantu mereka memahami pemrograman dan 5,1% lainnya memilih menyerah dg matakuliah ngoding. Hal ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi modern dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan minat mahasiswa terhadap pemrograman.


Kesimpulannya, meskipun pemrograman dianggap sebagai bidang yang menantang, sebagian besar mahasiswa masih menunjukkan minat yang besar untuk terus belajar. Peran dosen, lingkungan kolaboratif, dan pemanfaatan teknologi modern menjadi kunci utama dalam membangun minat tersebut. Mahasiswa juga sah-sah saja jika ingin memaksimalkan fungsi AI dalam beberapa pekerjaan rumah atau tugas yang diberikan oleh dosen, hanya saja perlu diingat bahwa fungsi AI hanya sebagai alat, jangan malah dijadikan  alasan untuk lebih Malas atau bahkan lebih tidak 'napak bumi'.

Lailyn Puad, S.Kom., M.Kom
Dosen dan Software Developer yang masih belajar journaling. Profil lengkap bisa cek ke https://exmud.my.id