Workshop Integrasi Sistem RME Hasil Kolaborasi Lailyn Puad, S.Kom., M.Kom dan IFI Berjalan Baik
Pelaksanaan Workshop Integrasi Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) berjalan dengan baik pada Minggu pagi (06/10). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lailyn Puad, S.Kom., M.Kom sebagai dosen Universitas Nurdin Hamzah (UNH) dengan Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Kota Jambi.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula pertemuan Labkesda Kota Jambi ini dihadiri oleh 25 praktisi fisioterapi yang berasal dari Kota Jambi, Kab. Batanghari dan Kab. Tanjung Jabung Timur. Sebagai representasi dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang diberikan oleh Kemendikbudristek tahun 2024 ini, Lailyn Puad, S.Kom., M.Kom sebagai ketua pelaksana membuat sebuah produk yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh member IFI Kota Jambi dalam melakukan proses digitalisasi Rekam Medis dan Promosi Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) tempat mereka bekerja.
"Aplikasi ini sengaja dan khusus saya bangun untuk saya hibahkan ke IFI Kota Jambi, dan berlaku hingga dua tahun ke-depan domainnya ya Pak Eko”, jelas Lailyn Puad dalam sambutannya.
Hal ini tentu saja disambut baik oleh IFI baik Pengurus maupun Membernya, karena memang relate dengan kebutuhan di lapangan. “Kami (IFI) berterima kasih karena telah dipercaya untuk bisa bermitra dengan Bapak Lailyn Puad, semoga aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para member kami.” Imbuh Pak Eko Purwoko dalam sambutannya selaku Ketua IFI Kota Jambi.
Dalam sesi workshop penggunaan aplikasi, para audience juga sangat antusias menyimak dan mencoba sendiri kegunaan aplikasi dengan gawai masing-masing. Fungsi yang disediakan pada aplikasi ini antara lain adalah profiling IFI Kota Jambi, manajemen data member, member bisa juga menambah konten halaman fasyankes masing-masing, selain itu, terdapat juga fitur-fitur terkait rekam medis mulai dari pendataan pasien baru, registrasi pemeriksaan, tindak lanjut pemeriksaan, pembayaran invoice hingga laporan-laporan transaksi.
Sebagai bentuk pelaksanaan Kampus Merdeka, kegiatan ini juga turut melibatkan mahasiswa sebagai tim teknis dan tim pendukung yaitu, Kholishah Nailah, M Danu Saputra, Deya Helmawati, M Adrian Maulana dan Muazin dari Program Studi Sistem Informasi. Diharapkan mereka mampu menerapkan keilmuan yang mereka dapatkan di bangku kuliah untuk kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini pada dasarnya dimaksudkan untuk dapat mendukung terciptanya program Ekosistem Digital Kesehatan Nasional yang sedang digalakkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang salah satunya tertuang dalam Permenkes No 24 Tahun 2023. Penggunaan aplikasi sebagai media digitalisasi rekam medis pasien adalah salah satu Langkah yang bisa dilakukan oleh fasyankes, selanjutnya adalah dengan memberikan pemahaman dan literasi kepada masyarakat akan pentingnya akses digital pada data Kesehatan sehingga mereka dapat mengetahui secara utuh tentang data rekam medis yang mereka miliki. Semoga dengan kegiatan semacam ini dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pelayanan fasyankes terhadap pasien yang mereka layani.
Dokumentasi Kegiatan